Monthly Archives: Maret 2011

10 Cara Tepat Mengatasi Ketombe

 

anti ketombe

ketombe - ketombe

 

Sebelum membahas mengenai 10 cara tepat mengatasi Ketombe, ada baiknya kita mengetahui terlebih dahulu apakah ketombe itu. Ketombe adalah pengelupasan kulit mati di kepala secara berlebihan, para ahli mengungkapkan bahwa ketombe diakibatkan oleh infeksi jamur Pytosporum ovale dan jamur Mallassezia sebagai faktor pencetus terjadinya kelainan pada kulit kepala dan Ketombe tidak berhubungan dengan jenis kulit kepala, artinya ketombe dapat menimpa siapa saja tak peduli apakah kulit kepala berminyak atau kering.

10 CARA TEPAT MENGATASI KETOMBE :

Untuk mengatasi ketombe,  ikuti tips di bawah ini:

  1. Hindari menggaruk kulit kepala agar tidak lecet yang dapat berakibat timbulnya infeksi sekunder.
  2. Pakai shampo anti ketombe secara teratur, terutama yang mengandung Zinc Pyrithione (ZPT). Shampo anti ketombe jenis ini mempunyai efek anti bakteri dan anti jamur sehingga dapat mengurangi timbulnya serpihan kulit dan meredakan rasa gatal.
  3. Gunakan shampo anti ketombe setiap hari secara teratur, Pilih shampo anti ketombe ringan untuk menghindari efek samping Serta jika perlu Lakukan penggantian shampo anti ketombe untuk menghindari resistensi.
  4. Hindari stres. Kendati bukan sebagai penyebab langsung, stres dapat menyebabkan menurunnya daya tahan tubuh untuk mengatasi ketombe. Read the rest of this entry
Iklan

10 Adab Dalam Masalah Buang Hajat

Buang hajat merupakan rutinitas amaliyah yang sering dilakukan semua orang. Maka alangkah baiknya bila kita mengetahui adab-adab buang hajat sesuai dengan tuntunan syari’at Islam yang mulia ini.

Adanya tuntunan dalam masalah buang hajat ini menunjukkan bahwa Islam adalah agama yang sangat sempurna. Tidak ada yang tersisa dari problematika umat ini, melainkan telah dijelaskan secara gamblang oleh Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam. Tak heran, jika kaum musyrikin pernah terperangah seraya berkata kepada Salman Al-Farisi radhiallahu ‘anhu:

Sungguh nabi kalian telah mengajarkan segala sesuatu sampai-sampai perkara adab buang hajat sekalipun.” Salman menjawab: “Ya, benar…” (HR. Muslim No. 262)

Diantara adab-adab tersebut adalah:

1. Berdo’a Sebelum Masuk WC

WC dan yang semisalnya merupakan salah satu tempat yang dihuni oleh setan. Maka sepantasnya seorang hamba meminta perlindungan kepada Allah subhanahu wata’ala dari kejelekan makhluk tersebut. Oleh karena itu Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam mengajarkan do’a ketika akan masuk WC:

(بِسْمِ اللهِ) اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوْذُبِكَ مِنَ الْخُبُثِ وَ الْخَبَائِثِ

(Dengan menyebut nama Allah) Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari kejelekan setan laki-laki dan setan perempuan.” (HR. Al-Bukhari no. 142 dan Muslim no. 375. Adapun tambahan basmalah diawal hadits diriwayatkan oleh Ibnu Majah dan dishahihkan oleh Asy-Syaikh Al-Albani)

Doa ini dapat pula dibaca dengan lafazh:

(بِسْمِ اللهِ) اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوْذُبِكَ مِنَ الْخُبْثِ وَ الْخَبَائِثِ

“(Dengan menyebut nama Allah) Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari segala bentuk kejahatan dan para pelakunya.” (Lihat Fathul Bari dan Syarhu Shahih Muslim pada penjelasan hadits diatas)

2. Mendahulukan Kaki Kiri Ketika Masuk WC Dan Mendahulukan Kaki Kanan Ketika Keluar

Dalam masalah ini tidak terdapat hadits shahih yang secara khusus menyebutkan disukainya mendahulukan kaki kiri ketika hendak masuk WC. Hanya saja terdapat hadits ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, ia berkata:

“Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam menyukai mendahulukan yang kanan pada setiap perkara yang baik.” (HR. Muslim)

Oleh karena itu, beberapa ulama seperti Al-Imam An-Nawawi dalam kitab beliau, Syarhu Shahih Muslim, dan juga Al-Imam Ibnu Daqiqil ‘Id menyebutkan disukainya seseorang yang masuk WC dengan mendahulukan kaki kiri dan ketika keluar dengan mendahulukan kaki kanan.

3. Tidak Membawa Sesuatu Yang Terdapat Padanya Nama Allah subhanahu wata’ala Atau Ayat Al-Qur`an kedalam WC Read the rest of this entry

%d blogger menyukai ini: