Category Archives: Kesehatan

Mengenal Pengobatan Kerokan .

Prolog: Mungkin diantara para pembaca pernah bertanya-tanya dalam hati, mengapa kulit yang dikerok hanya dengan mata uang logam dan balsem, minyak, atau lotion bisa menjadi merah, dan kenapa tidak menjadi warna lain saja? Misalnya biru (seperti warna bengkak yang kita dapatkan akibat tekanan/hantaman dari luar, kan mengerok juga sama halnya dengan memberi tekanan pada kulit melalui mata uang logam).

Mengapa hal itu bisa terjadi? Metode pengobatan dengan kerokan ini sudah dikenal sejak ribuan tahun yang lalu dan dipercaya dapat memberi kesembuhan. Kerokan adalah suatu pengobatan tradisional Jawa dengan cara menekan dan menggeserkan benda tumpul (biasanya uang logam, atau alat bantu khusus kerok yang terbuat dari plastik, tulang, keramik, batu giok, potongan jahe, potongan bawang, dan lain-lain. Alat-alat tersebut harus tumpul supaya tidak melukai kulit) pada tubuh secara berulang-ulang dengan cairan yang licin sampai terjadi bilur-bilur berwarna merah.

Fungsi cairan yang licin ini untuk melicinkan proses kerokan sehingga menghindari terjadinya kulit lecet, selain itu, jika dipergunakan balsem atau minyak, dapat juga untuk menghangatkan. Pengobatan Metode Kerokan Ternyata Dipraktekan Seluruh Dunia! Pengobatan dengan kerokan ini ternyata tidak hanya dikenal di masyarakat Jawa, tetapi sudah menyebar ke daerah-daerah lain di Indonesia, bahkan sampai di luar negeri. Di Vietnam, pengobatan ini disebut Cao Gio, Di Kamboja disebut Goh Kyol (rubbing the wind), Di Cina disebut Gua Sha (Gua=menggosok/scraping, Sha=racun/toksin), namun kebanyakan pengobatan ini di Cina menggunakan batu Jade sehingga disebut Jade stone therapy, Di Barat disebut coining atau coin rubbing. Masuk Angin? Ini Penjelasan Medisnya! Pengobatan dengan kerokan ini dipercaya bermanfaat untuk keadaan yang oleh masyarakat awam disebut masuk angin untuk menggambarkan keadaan berupa rasa tidak enak badan, yang ditandai dengan perut kembung, hidung berair, pegel linu, nyeri kepala, dan sebagainya.

Ketika masuk angin, kita menjadi kedinginan atau suhu tubuh menurun yang mengakibatkan pembuluh darah di kulit mengalami penyempitan (konstriksi) sebagai kompensasinya.Kenapa? Hal ini dilakukan tubuh agar seluruh tubuh tidak ikut kedinginan. Konstriksi atau penyempitan itu dapat mengakibatkan oksigenasi / pasokan oksigen pada permukaan tubuh berkurang. Jika oksigenasi / kadar oksigen pada permukaan tubuh (terutama bagian belakang) turun atau berkurang, sekujur badan dapat terasa sakit. Selanjutnya, akan muncul gejala bersin pertanda terjadi penurunan temperatur tubuh. Kerokan Ternyata Berpedoman Pada Hukum Einstein! Menurut Dr. Koosnadi Saputra, DSR, akupunturis klinik, upaya untuk meningkatkan panas di bagian belakang tubuh bisa berpedoman pada hukum Einstein (E = mC2)! Energi atau panas dihasilkan dari gesekan dua benda. Kalau permukaan kulit tubuh digosok-gosok dengan tangan atau suatu benda tumpul secara cepat, suhu tubuh pun akan meningkat.

Panas yang cukup tinggi menyebabkan terjadinya pelebaran pembuluh darah dalam kulit. Karena pelebaran pembuluh darah, otomatis peredaran darah menjadi lebih lancar dan oksigenasi / aliran oksigen akan lebih baik pada jaringan otot dan organ tubuh, sehingga rasa sakit di tubuh berkurang. Maka dari itu, metode pengobatan kerokan dapat menjadi salah satu perwujudan hukum Einstein. Kerokan tidak menyebabkan rasa sakit jika dilakukan dengan benar.

Arti WARNA MERAH Pada Kerokan Warna merah yang terjadi dapat dipakai sebagai pengukur berat ringannya masuk angin, makin merah warnanya makin berat derajat sakitnya. Kerokan Sebabkan Ketagihan?! Hasil survei pada 390 responden di kota Solo menunjukkan bahwa 87% dari responden yang berasal dari golongan bawah sampai atas yang memanfaatkan dan merasakan kegunaan pengobatan ini merasa ketagihan. Di Amerika, pengobatan ini mengundang perdebatan dan oleh tenaga kesehatan Amerika dikatakan bahwa tindakan ini adalah abuse. Namun, penelitian yang dilakukan oleh dr. Didik Gunawan Tamtomo, seorang dosen fakultas kedokteran di Surabaya terhadap jaringan biopsi kulit sesudah kerokan menunjukkan bahwa tidak terdapat kerusakan kulit, yang ada hanyalah reaksi inflamasi/radang.

Inflamasi/radang adalah reaksi dari suatu jaringan hidup yang mempunyai vaskularisasi (sejenis sistem pembuluh darah) terhadap trauma (injury) lokal dan merupakan suatu proses kompleks meliputi perubahan pembuluh darah, jaringan ikat, dan interaksi berbagai jenis sel. Inflamasi bertujuan untuk menetralisir agen/zat penyebab trauma dan membersihkan jaringan mati, sehingga dapat dicapai penyembuhan dan perbaikan tubuh. Jadi, inflamasi/radang merupakan salah satu komponen penyembuhan. Inflamasi mempunyai tanda-tanda yang khas, yang diantaranya adalah warna merah (dalam kedokteran disebut rubor) yang terjadi karena jaringan yang meradang menjadi mengandung banyak darah akibat kapiler-kapiler pembuluh darah yang melebar dan kapiler-kapiler yang sebelumnya kosong/menyempit menjadi berisi darah juga, akibatnya sirkulasi darah meningkat dan memberikan warna kemerahan; dan timbul rasa panas (dalam kedokteran disebut calor) yang dapat meningkat 0,5-2 derjat Celsius yang terjadi akibat sirkulasi darah yang meningkat.

Jadi, telah jelaslah mengapa ketika dikerok warna kulit dapat berubah menjadi merah. Hal ini akibat salah satu tanda khas dari reaksi inflamasi yang ditimbulkan melalui kerokan. Pada reaksi inflamasi, juga terjadi pengeluaran mediator inflamasi seperti IL-1, TNF, histamin, beta endorfin, dan sebagainya serta penurunan PGE2, bradikinin, dan C3. IL-1 dan TNF berfungsi sebagai petanda bahwa telah terjadi reaksi fase akut, yaitu inflamasi lokal akibat kerokan yang ditandai dengan kemerahan dan panas, selain itu juga mengaktivasi sel-sel darah sehingga sirkulasi darah meningkat. Histamin penting di awal proses inflamasi.

Penelitian Medis Sehubungan Dengan Kerokan Penelitian mengenai manfaat kerokan yang dilakukan di bawah bimbingan tiga Guru Besar Fakultas Kedokteran di Surabaya menyimpulkan, bahwa kerokan dapat menyebabkan kenaikan kadar beta-endorfin sehingga dapat mengurangi rasa nyeri otot (mialgia) dan mengakibatkan penderita merasa lebih enak dan segar, serta merangsang organ viscera ( organ dalam ), terutama paru-paru dan jantung sehingga penderita bisa bernapas lebih enak dan lega, peredaran darah juga menjadi lebih baik. Kadar PGE2 (Prostaglandin E2) dan bradikinin yang menurun menyebabkan mialgia / nyeri otot berkurang karena kenyataannya, PGE2 merupakan biang kerok penyebab mialgia (nyeri otot). Jika zat PGE2 naik maka akan meningkatkan kepekaan nosiseptor yang disebut sentra sensitisasi, sehingga kita menjadi sensitif terhadap tekanan dan menimbulkan rasa nyeri.

Jadi, jika kadar PGE2 bisa diturunkan, maka rasa nyeri tersebut juga akan berkurang. Tinggi rendahnya kadar PGE2 akan mempunyai korelasi dengan berat ringannya mialgia. Bradikinin dan C3 merupakan zat yang dapat meningkatkan permeabilitas vaskuler. Bagaimana membuat pola kerokan yang baik? Para ahli akupunktur berpendapat bahwa sebaiknya alat kerok melewati titik akupuntur agar saraf motorik dapat terangsang, sehingga dapat memperlancar sirkulasi darah. Pola umum kerokan biasanya membentuk garis-garis lurus dari atas ke bawah dan miring di sisi kiri-kanan ruas-ruas tulang belakang ataupun pada leher bagian belakang.

Pada tubuh kita terdapat sekitar 360 titik akupuntur utama yang berhubungan dengan organ penting. Begitu pun pada tubuh bagian belakang, terdapat titik-titik yang berhubungan dengan organ dalam tubuh (organ viscera). Dengan pola kerokan yang benar, titik-titik akupuntur dapat dicapai dengan sempurna. Kerokan jarang dilakukan pada tubuh bagian depan karena kurang berguna. Untuk mengusir masuk angin, yang efektif adalah mengerok daerah bagian belakang tubuh dan leher.

Tindakan kerokan searah yang diulang-ulang merupakan gerakan memperkuat. Sampai sejauh mana kekuatan tekanannya tidak ada batasan tertentu. Yang penting tak sampai melukai. Tiap orang memiliki kepekaan kulit dan daya tahan terhadap rasa sakit yang berbeda-beda. Karena itu, ada yang dikerok pelan saja sudah meringis kesakitan. Tapi tak jarang ada yang justru minta dikerok kuat-kuat sampai kulit berwarna merah padam. Padahal tak ada aturan hasil kerokan harus sampai merah padam. Fakta & Mitos Tentang “Masuk Angin” Jadi, kerokan merupakan upaya mengusir ”masuk angin” dengan cara meningkatkan panas (calor) akibat sirkulasi darah yang meningkat sehingga memberikan warna kemerahan (rubor), dan bukan mengeluarkan angin lewat pori-pori kulit. Bagi masyarakat awam, kerokan sering dipahami sebagai cara untuk “mengeluarkan angin” dari tubuh lewat pori-pori kulit.

Padahal, angin atau udara tidak pernah masuk atau keluar lewat pori-pori kulit. Angin hanya bisa masuk atau keluar lewat organ pernapasan dan pencernaan. Lalu, hal yang patut diingat dan dilakukan bila Anda sudah kerokan adalah tidak mandi karena setelah kerokan terdapat peningkatan panas yang menyebabkan pori-pori kulit dalam kondisi terbuka. Lebih baik, sekalah kulit dengan lap basah (yang dicelupkan pada air hangat lalu diperas). Jika langsung dengan air dingin, sel-sel tubuh yang masih panas akibat kerokan akan terkaget bersentuhan dengan air dingin dan dapat membuat sel-sel tubuh tidak stabil.

Selain itu, Anda juga harus ingat bahwa kerokan hanyalah sebuah langkah pencegahan! Anda tetap harus ke dokter untuk mengkonsultasikan kondisi tidak enak badan Anda bila sakit Anda tidak kunjung sembuh atau bertambah parah. Selama sakit, lakukanlah hal-hal yang dapat membantu kesembuhan Anda, seperti banyak minum air putih, mengkonsumsi makanan dan minuman hangat yang bergizi, serta istirahat dan tidur secukupnya. Salam sehat!

Sumber :

1. Bagian Patologi Anatomik Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. 1973. Patologi. Jakarta: FKUI. Didik G. T. Gambaran Histopatologi Kulit pada Pengobatan Tradisional Kerokan.

2. Cermin Dunia Kedokteran. 2008; 160: 28-31. Robbins, Stanley L. dkk. 1995.

3. Buku Saku Dasar Patologi Penyakit Ed.5. Alih Bahasa: Prof. dr. Achmad Tjarta, Prof. dr. Sutisna Himawan, dr. A. N. Kurniawan. Jakarta: EGC.

Artikel kesehatan di : http://www.tanyadok.com/kesehatan/dikerok-kok-bisa-merah

10 Cara Tepat Mengatasi Ketombe

 

anti ketombe

ketombe - ketombe

 

Sebelum membahas mengenai 10 cara tepat mengatasi Ketombe, ada baiknya kita mengetahui terlebih dahulu apakah ketombe itu. Ketombe adalah pengelupasan kulit mati di kepala secara berlebihan, para ahli mengungkapkan bahwa ketombe diakibatkan oleh infeksi jamur Pytosporum ovale dan jamur Mallassezia sebagai faktor pencetus terjadinya kelainan pada kulit kepala dan Ketombe tidak berhubungan dengan jenis kulit kepala, artinya ketombe dapat menimpa siapa saja tak peduli apakah kulit kepala berminyak atau kering.

10 CARA TEPAT MENGATASI KETOMBE :

Untuk mengatasi ketombe,  ikuti tips di bawah ini:

  1. Hindari menggaruk kulit kepala agar tidak lecet yang dapat berakibat timbulnya infeksi sekunder.
  2. Pakai shampo anti ketombe secara teratur, terutama yang mengandung Zinc Pyrithione (ZPT). Shampo anti ketombe jenis ini mempunyai efek anti bakteri dan anti jamur sehingga dapat mengurangi timbulnya serpihan kulit dan meredakan rasa gatal.
  3. Gunakan shampo anti ketombe setiap hari secara teratur, Pilih shampo anti ketombe ringan untuk menghindari efek samping Serta jika perlu Lakukan penggantian shampo anti ketombe untuk menghindari resistensi.
  4. Hindari stres. Kendati bukan sebagai penyebab langsung, stres dapat menyebabkan menurunnya daya tahan tubuh untuk mengatasi ketombe. Read the rest of this entry

Inilah Berbagai Jenis Warna Wortel di Seluruh Dunia

warna - warna wortel

aneka macam warna wortel

http://ars.usda.gov/is/graphics/photos/nov04/k11611-1.htm

Wortel tidak mengeluarkan warna oranye sendiri selama hampir 5000 tahun, meskipun demikian bukti paling awal wortel digunakan oleh manusia sudah ada sejak 3.000 SM di Afganistan. Wortel Yang asli ini berwarna ungu dibagian luar dan kuning dibagian dalam. Setelah para pedagang arab menyebarkan bibit wortel lewat Asia, Afrika, dan Arab, wortel berkembang dengan warna berbeda – beda, yaitu ungu, putih, kuning, merah, hijaudan bahkan hitam. Wortel oranye pertama kali tumbuh pada abad ke-16 di Belanda, yang dimaksudkan untuk menyesuaikan dengan warna Dutch Royal House of Orange. Sekarang ini, muncul mode wortel non oranye, yaitu jenis putih, kuning, merah tua, dan ungu tersedia di berbagai toko. Tahun 1997, Eslandia mengembangkan wortel bercitarasa cokelat sebagai bagian rangkaian produk sayuran unik yang ditujukan kepada anak-anak. Namun, produk tersebut ditarik setelah 8 bulan.
Menurut data PBB, tahun 1903 terdapat 287 jenis wortel, tetapi sekarang hanya ada 21, merosot 93 persen. (
sumber: anakkusehat.multiply.com)

Sementara itu .

Wortel (Daucus carota) adalah tumbuhan jenis sayuran umbi yang biasanya berwarna jingga atau putih dengan tekstur serupa kayu. Bagian yang dapat dimakan dari wortel adalah bagian umbi atau akarnya. Wortel adalah tumbuhan biennial (siklus hidup 12 – 24 bulan) yang menyimpan karbohidrat dalam jumlah besar untuk tumbuhan tersebut berbunga pada tahun kedua. Batang bunga tumbuh setinggi sekitar 1 m, dengan bunga berwarna putih. (sumber: wikipedia)

Serta

Wortel  kaya akan beta – karoten.  Zat itu dalam tubuh akan diubah menjadi Vitamin A, zat gizi yang sangat penting untuk retina. Namun Read the rest of this entry

Waspadai 5 Penyakit Di Musim Kemarau

 

 

Musim Penghujan telah berganti ke Musim Kemarau pada beberapa tempat di Indonesia pada beberapa pekan belakang ini. Pada Musim Kemarau biasanya menimbulkan dua hal yaitu masalah air dan masalah debu. Keduangya berpotensi menimbulkan beberapa penyakit. Seperti diungkapkan oleh Dr.  Handrawan Nadesul seperti dikutip pada Situs Tabloid Nova. Lantas Apa saja Jenis – Jenis Penyakit yang timbul akibat kedua masalah  tersebut? Mari Kita ikuti penjelasn selengkapnya

 

1. Penyakit saluran pencernaan

Ada beberapa jenis penyakit saluran pencernaan yang sering muncul selama musim kemarau. Kesulitan mendapatkan air bersih akan menimbulkan masalah dalam hal kecukupan air, selain soal kualitas air. Kelangkaan air minum memaksa orang mengonsumsi air minum yang tidak memenuhi standar kesehatan, selain terpaksa membatasi minum.

Selain itu, air mandi pun belum tentu baik untuk kulit. Kualitas air memburuk selama tanah mengalami kekeringan. Selain cenderung menjadi lebih kental, kemungkinan air juga sudah tercemar. Cemaran bisa datang dari limbah dapur, comberan, kakus, industri, atau bisa juga limbah biologis, berupa bibit penyakit. Penyakit kolera, misalnya, yang bisa saja mendadak berjangkit saat musim kemarau. Di beberapa daerah yang memiliki riwayat pernah terjangkit kolera, penyakit yang bisa mewabah ini bisa saja tiba-tiba muncul saat orang susah mendapatkan air bersih.

Bukan hanya dari air minum, cemaran kuman kolera bisa juga dibawa oleh penjaja makanan, gado-gado, rujak, asinan, atau penganan ringan yang kurang bersih penanganannya (lewat food handler). Kebiasaan jajan sembarangan, minum es sirop, es mambo, yang menggunakan air yang tidak dimasak sempurna, bisa menjadi sumber cemaran.

Gejala kolera antara lain serangan diare yang amat hebat, sampai berpuluh-puluh kali dalam sehari mirip kucuran keran, selain muntah. Itu maka dijuluki muntaber. Jangan tunda pergi ke fasilitas kesehatan yang bisa memberi infus cairan. Kalau dekat puskesmas, segera ke puskesmas. Kalau lebih dekat ke rumah sakit, pilih rumah sakit.

Obat infus harus diberikan selekas mungkin. Semakin cepat semakin baik, sambil langsung banyak minum, kalau bisa air teh gula-garam (sesendok gula pasir dicampur seujung sendok garam dapur untuk segelas air). Minum sebanyak yang bisa diminum. Kematian pada kolera lebih disebabkan akibat kekurangan cairan, bukan oleh keganasan kuman koleranya.

Waspadai kebersihan rumah dimana terdapat penderita kolera. Kamar mandi dan kamar kecil perlu diberi larutan lisol pembasmi kuman. Tidak makan tanpa sendok, dan lebih sering membasuh tangan dengan sabun setiap memegang makanan, atau pada saat sebelum makan. Muntahan dan tinja (seperti air kanji) pasien kolera merupakan sumber kuman kolera. Jika benar kolera, pasien harus dirawat di rumah sakit khusus. Rumah sakit umum tidak menerima pasien kolera.

Selain kolera, ada banyak kuman yang bisa menimbulkan diare. Diare dinilai berpenyakit jika frekuensinya lebih dari 5 kali dalam sehari. Kecurigaan bahwa ini diare infeksi (apa pun penyebab infeksinya), bertambah jika diare disertai demam, nyeri kepala, tinja berlendir dan mungkin juga berdarah, mulas sewaktu mengejan, terasa kepingin buang hajat, namun yang keluar sedikit-sedikit.

Selain kolera, yang paling sering menjadi penyebab diare adalah kuman golongan coli. Kuman ini berasal dari cemaran tinja. Kualitas air minum diukur dengan jumlah kuman ini. Semakin banyak kuman ini dalam air, semakin rendah kualitas air minum. Usus yang tercemar kuman ini bikin mencret juga, namun tak sehebat diare pada kolera.
Mencret juga bisa berasal dari infeksi disentri. Disentri ada dua jenis, basil dan parasit amoeba. Dua-duanya diare yang disertai lendir dan darah, mulas, pegal linu, nyeri kepala, dan demam. Semua diare yang disebabkan oleh infeksi, baik kuman, basil, maupun parasit, tidak sembuh hanya diatasi dengan minuman beroralit saja. Minuman oralit hanya mengganti kehilangan cairan tubuh. Jika kuman penyebab infeksi ususnya tidak dibasmi, diare akan terus berlanjut. Maka, pada semua kasus infeksi usus, setelah kehilangan cairannya teratasi dengan infus dan banyak minum, tidak lupa harus memberi antibiotika juga. Perlu diingat, jika diare kurang dari 5 kali dalam sehari dan tidak disertai gejala infeksi seperti demam, nyeri kepala, pegal linu, kemungkinan bukan disebabkan oleh infeksi.

Dalam kasus begini, antibiotika tidak diperlukan. Anak yang batuk-pilek, sedikit demam, bisa saja disertai gejala diare juga. Jika diarenya kurang dari lima kali sehari, tidak mulas (anak tidak bisa bilang), dan satu yang penting, tinja berbau busuk, bau bacin, bau anyir, selain mungkin berlendir (ingus) dan ada darahnya.

Bagaimana dengan obat antimencret? Jika mencretnya tidak hebat-hebat amat, obat antimencret sebetulnya menghalangi mekanisme tubuh mengenyahkan kuman dari usus. Mencret sendiri sesungguhnya mekanisme tubuh melindungi usus agar tidak menyimpan bibit penyakit. Itu maka, kelewat cepat memutuskan minum antimencret dinilai kurang tepat. Pasalnya, dengan menyetop mencret, berarti bibit penyakit tertahan di dalam usus dan kemudian berbiak, yang justru menambah buruk infeksi ususnya.

Demikian pula jika mencret disebabkan oleh ‘masuk angin’. Hampir semua anak yang ‘masuk angin’ selalu disertai mencret noninfeksi. Perut kembung dan mencret berarti upaya tubuh membuang angin dari pencernaan. Mencret begini jangan dihambat oleh obat, biarkan angin keluar. Anak pun jadi lega dan tidak kehilangan selera makan. Kalau perut kembung, anak merasa tidak enak dan jadi malas makan.

2. Penyakit kulit merajalela

Kualitas air yang jelek dan banyak cemaran (minyak, limbah industri, deterjen), tidak sehat buat kulit. Jika kulit sensitif dan air mandi terbatas, dengan mudah penyakit kulit pun akan berjangkit. Mulai dari infeksi kulit berupa gatal-gatal, dan gatal yang berlarut-larut menimbulkan infeksi kulit, lalu menjadi bisul, dan bisul berakhir menjadi borok.

Cemaran air mandi juga bisa menjadi sumber penyakit jamur kulit. Sela-sela kulit yang luput dari sabun mandi dan lembab, akan menjadi sasaran jamur kulit. Gatal di selangkangan, di sela jemari kaki, di lipat lutut, di lipat payudara, atau di lipatan daun telinga, kemungkinan disebabkan oleh jamur kulit.

Kulit menjadi kurang terpelihara kebersihannya jika air mandi langka. Kulit yang alergi mudah berubah menjadi borok kalau kurang bersih. Gatal alergi merangsang orang untuk menggaruk. Menggaruk berarti melukai kulit. Kulit yang terluka, mudah tercemar kuman, apalagi jika kondisinya tidak bersih sebab tidak mandi. Tidak jarang berkembang menjadi borok, atau bisul.

3. Infeksi saluran kemih Read the rest of this entry

Kesehatan: Waspada Demam Berdarah

Tidak Ingin kan anggota keluarga kita atau masyarakat disekitar kita terjangkit virus Dengue yang ditularkan melalui nyamuk Aedes Aegypti atau biasa disebut dengan penyakit Demam Berdarah? Berikut tips singkat buat mewaspadai penyakit Demam Berdarah.

Mengenal Demam Berdarah

Demam berdarah adalah penyakit yang disebabkan oleh virus Dengue dan ditularkan melalui gigitan nyamuk Demam Berdarah (Aedes Aegypti dan Aedes Albopictus) dan dapat menyebabkan KEMATIAN.

Tanda atau Gejala yang nampak

  • Mendadak panas tinggi selama 2 sampai 7 hari.
  • Tampak lemah dan lesu.
  • Timbul bintik-bintik merah pada kulit.
  • Sering terasa nyeri di ulu hati.
  • Kadang-kadang terjadi perdarahan di hidung (mimisan) dan di bawah kulit.
  • Kadang terjadi muntah atau berak darah.
  • Bila sudah parah, penderita gelisah, tangan dan kaki dingin serta berkeringat.  Bila tidak segera ditolong dapat menimbulkan kematian.

Jika anggota keluarga kita mengalami tanda atau gejala seperti diatas segera lakukan langkah penanganan pertama seperti dibawah ini.

Penanganan

1. Kepada anggota keluarga yang mengalami gejala seperti diatas, penanganan yang harus kita lakukan adalah.

  • Beri minum sebanyak mungkin.
  • Kompres agar panasnya turun.
  • Berikan obat penurun panas, misalnya Paracetamol.
  • Segera bawa ke Poliklinik, Puskesmas atau Rumah Sakit terdekat!

2. Kepada Lingkungan sekitar rumah kita

  • Menguras tempat-tempat penampungan air (bak mandi/WC, tempayan, ember , vas bunga , dsb) seminggu sekali.
  • Menutup rapat semua tempat penampungan air seperti ember, gentong dan drum.
  • Mengubur barang-barang bekas yang ada di sekitar atau di luar rumah yang dapat menampung air hujan seperti kaleng bekas, botol, plastik dan tempurung kelapa. Read the rest of this entry

10 Cara Mencegah Penyakit FLu

virus influenzaFLU tergolong penyakit yang mestinya dapat dicegah. Banyak kasus flu yang sebetulnya tak perlu diderita hanya karena lalai atau mungkin tidak tahu cara mencegahnya.

Jangan anggap enteng flu. Khusus bagi yang sudah berusia lanjut, serangan flu umumnya lebih berat dibanding bila menimpa mereka yang lebih muda. Selain karena sistem kekebalan tubuh mereka yang memasuki usia uzur sudah kian menurun, tipe virus flu yang masuk ke dalam tubuh juga belum tentu sama.

Kita mengenal tiga keluarga besar tipe virus flu (tipe A, B, dan C). Masing-masing tipe punya sekian banyak anggota keluarganya sendiri. Virus flu burung H5N1,  misalnya, tergolong dalam keluarga besar virus flu tipe A. Sekerabat dengan itu kita mengenal juga strain virus H3N2 (Shangdong dan Beijing), H1N1 (Texas dan Singapura), dan banyak lagi lainnya, selain tipe B Panama dan Yamagata.

Perangai anggota keluarga masing-masing tipe virus flu juga tidak sama derajat keganasannya. Ada yang jinak, ada pula yang ganas luar biasa. Flu yang lazim menyerang penduduk Eropa, misalnya, tidak seperti di Indonesia, umumnya tergolong jenis virus flu yang ganas, dan sering amat mematikan. Wabah flu awal abad XX di Spanyol, menelan ratusan ribu korban tewas.

Oleh karena tidak semua virus, termasuk virus flu, ada obat antinya, kunci pamungkas mencegah virus flu masih tetap hanya ada dua cara, yakni dengan meningkatkan daya tahan tubuh dan mengurangi kemungkinan tubuh dimasuki oleh virus.

Di bawah ini beberapa tip bagaimana agar flu yang mengancam di musim penghujan ini tidak sampai menimpa kita. Apa sajakah yang perlu dikerjakan?

1. Minta vaksin flu. Bagi yang sudah uzur dianjurkan untuk mendapatkan suntikan vaksin flu selama musim flu datang. Namun, tidak semua jenis virus bisa ditangkal dengan vaksin flu.

Dari waktu ke waktu vaksin flu disempurnakan dengan kandungan jenis-jenis vaksin oleh tipe virus flu yang tengah menimbulkan wabah. Namun, selain berbeda tipe virusnya, bukan kejadian jarang muncul jenis virus yang lolos dari upaya penangkalan, saking beragamnya jenis dan strain virus flu yang ada. Belum lagi kemungkinan virusnya berubah tabiat (mutasi), sehingga sebuah vaksin menjadi tak lagi poten menangkalnya.

2. Jauhi diri dari paparan dingin. Read the rest of this entry

10 Tips Menghadapi musim Penghujan 2010

rintik - rintik hujanMusim penghujan telah tiba, tentunya ada hal yang dapat kita semua lakukan untuk “menyambutnya” dengan baik, Rasa syukur tentu adalah salah satunya karena Hujan adalah Rezeki dari  Allah Subhanahu Wa Ta’ala, selain itu juga membutuhkan kesiapan kita untuk membekali diri  terhindar dari  marabahaya yang ditimbulkan dari hujan tersebu seperti Petir, Pohon Roboh, Penyakit , dll berikut saya sajikan tips-tips yang mungkin bisa bermanfaat bagi anda semua dalam menghadapi masalah-masalah pada saat musim penghujan, sebagai berikut :

Tips Ketika Anda Dirumah Waktu Musim Penghujan

1. Jangan lupa tutup lubang pengeluaran air wastafel, bak cuci piring, dan yang ada pada kamar mandi, guna menghindari masuknya serangga atau hewan dari dalam lubang tersebut, biasanya kecoak dan sejenisnya.

2. Cabut konektor antena televisi anda, matikan tombol power/daya nya, dan cabut juga penghubung listrik/colokan nya. Orang-orang dahulu beranggapan bahwa mencabut konektor antena saja sudah cukup akan tetapi ini yang membuat beberapa orang meninggal gara – gara tersambar petir melalui Saluran Listrik yang masuk ke TV

3. Jangan melakukan panggilan suara atau video dengan ponsel anda di lapangan terbuka atau di luar rumah, karena sinyal dari ponsel bisa memancing datangnya halilintar kepada anda.

4. Jika anda seorang anak muda, jangan merekam peristiwa halilintar dan sejenisnya, karena anda bisa tersambar Petir.

5. Jika hari sedang normal, jangan lupa lakukan pemeriksaan pada plafon dan dinding rumah anda, agar tidak terjadi kebocoran ketika hujan.

Tips Ketika Anda Sedang Bepergian Read the rest of this entry

%d blogger menyukai ini: