Membudayakan Pakai Sarung Dengan Sarung Celana

Memakai sarung kini tak lagi sulit seperti dulu, setelah adanya terobosan baru di bidang fashion dengan terciptanya sarung celana. Sarung celana (Sarcel ) atau terkadang biasa disebut juga dengan sarung sirwal (Sarwal) merupakan penggabungan fungsi celana dan sarung yang dibuat menjadi satu sehingga memakai sarung semudah memakai celana biasa, tinggal pakai saja tanpa harus susah menggulungnya.

sarung-celana-remaja-r56

SARCEL dibuat dari berbagai bahan jenis kain sarung yang sudah dikenal kualitasnya oleh masyarakat. Masing – masing produsen mempertimbangkan memakai bahan pembuat dengan jenis tertentu agar mendapatkan kualitas sarung model celana yang diinginkan. Contoh bahan – bahan yang biasa dipakai untuk membuat Sarcel antara lain seperti sarung merk gajah duduk, Wadimor, Atlas, sarung cap mangga, kain songket, sarung samarinda dll.

sarung-celana-anak-lDengan mudahnya dalam memakai sarung serta cepat dan langsung rapi maka tak heran jika semakin banyak masyarakat yang meminatinya dengan memakainya menggantikan sarung konvensional.   Momen – momen seperti hari raya idul fithri dan idul adha menjadi momen terbesar masyarakat muslim berburu Sarcel di pasar – pasar maupun beberapa Toko online untuk dipakai di hari Idain itu.

Anak – anak menjadi pihak yang paling diuntungkan dengan adanya Sarcel ini. Mengapa tidak, hal ini dikarenakan pada umumnya mereka kesulitan dalam memakai sarung konvensional. Dengan memakai sarcel mereka akan terlihat rapi, lebih bagus dan lebih menutup aurot untuk dipakai sholat atau acara – acara lainnya. Selain itu anak – anak dirumah, Sarung model celana juga cocok sekali untuk para santri di pondok – pondok pesantren yang sehari – harinya sering memakai sarung untuk aktifitas belajar di pondoknya.

Mari kita budayakan memakai sarung dengan Sarcel untuk kegiatan sehari – hari. Presiden Jokowi juga beberapa kali terlihat memakai jenis pakaian yang dalam bahasa Arab disebut Izhar dalam beberapa momen, antara lain ketika beliau sedang di Raja Ampat untuk menyaksikan pemandangan indah matahari terbit, juga terlihat ketika beliau menghadiri acara muktamar NU di jombang padahal para kyai malah memakai jas dan dasi dan di beberapa tempat lain (sumber). Demikian juga dengan mantan menteri pendidikan Anies Basweidan yang pada lebaran1437 H  yang tampil beda dengan memakai sarung sendiri ketika menghadiri open house di kediaman Wakil Presiden Jusuf Kalla sumber.

Demikian tulisan saya tentang ajakan membudayakan memakai sarung dengan sarung celana semoga bermanfaat buat saya dan anda semua.

Iklan

About Abdurrazaq

nama saya : Abdurrazaq Abu Muhammad Yansa Maulana Bahtiar beralamat di sumberlawang kab sragen GM: nccaster@gmail.com facebook: www.facebook.com/ncca19 ncca19.wordpress.com

Posted on 2 Agustus 2016, in indonesia, islam and tagged , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: