Kesehatan: Waspada Demam Berdarah

Tidak Ingin kan anggota keluarga kita atau masyarakat disekitar kita terjangkit virus Dengue yang ditularkan melalui nyamuk Aedes Aegypti atau biasa disebut dengan penyakit Demam Berdarah? Berikut tips singkat buat mewaspadai penyakit Demam Berdarah.

Mengenal Demam Berdarah

Demam berdarah adalah penyakit yang disebabkan oleh virus Dengue dan ditularkan melalui gigitan nyamuk Demam Berdarah (Aedes Aegypti dan Aedes Albopictus) dan dapat menyebabkan KEMATIAN.

Tanda atau Gejala yang nampak

  • Mendadak panas tinggi selama 2 sampai 7 hari.
  • Tampak lemah dan lesu.
  • Timbul bintik-bintik merah pada kulit.
  • Sering terasa nyeri di ulu hati.
  • Kadang-kadang terjadi perdarahan di hidung (mimisan) dan di bawah kulit.
  • Kadang terjadi muntah atau berak darah.
  • Bila sudah parah, penderita gelisah, tangan dan kaki dingin serta berkeringat.  Bila tidak segera ditolong dapat menimbulkan kematian.

Jika anggota keluarga kita mengalami tanda atau gejala seperti diatas segera lakukan langkah penanganan pertama seperti dibawah ini.

Penanganan

1. Kepada anggota keluarga yang mengalami gejala seperti diatas, penanganan yang harus kita lakukan adalah.

  • Beri minum sebanyak mungkin.
  • Kompres agar panasnya turun.
  • Berikan obat penurun panas, misalnya Paracetamol.
  • Segera bawa ke Poliklinik, Puskesmas atau Rumah Sakit terdekat!

2. Kepada Lingkungan sekitar rumah kita

  • Menguras tempat-tempat penampungan air (bak mandi/WC, tempayan, ember , vas bunga , dsb) seminggu sekali.
  • Menutup rapat semua tempat penampungan air seperti ember, gentong dan drum.
  • Mengubur barang-barang bekas yang ada di sekitar atau di luar rumah yang dapat menampung air hujan seperti kaleng bekas, botol, plastik dan tempurung kelapa.
  • Menaburkan bubuk abate atau altosid 2-3 bulan sekali di tempat air yang sulit dikuras atau tempat sulit air.
  • Memelihara ikan pemakan jentik nyamuk.
  • Cegah gigitan nyamuk dengan menggunakan obat nyamuk, memakai obat repelant, memasang kawat kasa pada jendela dan ventilasi dsb.

Karena

Nyamuk Demam Berdarah biasanya Berkembang Biak Di tempat-tempat penampungan air bersih di dalam rumah maupun di sekitar lingkungan kita, seperti : bak mandi/WC, tempayan, drum, tempat minum burung, vas bunga/pot tanaman air, kaleng bekas, ban bekas, botol, tempurung kelapa, plastik yang dibuang di sembarang tempat, talang air yang rusak dan saluran air hujan yang tidak lancar, pagar atau potongan bambu yang berlubang, dsb.

sumber: www.ppk-depkes.org untuk ncca19.wordpress.com

About Abdurrazaq

nama saya : Abdurrazaq Abu Muhammad Yansa Maulana Bahtiar beralamat di sumberlawang kab sragen GM: nccaster@gmail.com facebook: www.facebook.com/ncca19 ncca19.wordpress.com

Posted on 20 Februari 2010, in Kesehatan, tips and tagged , , . Bookmark the permalink. 5 Komentar.

  1. I recently found this website that I want to share with everyopne as they were a huge help when I was
    working on a recent project. I needed to know how to do some stuff in PHP and they were able to provide
    a tutorial sepcifically tailored to my needs. It was very helpful.

    TeamTutorials

    I recommend you hit them up and check them out if you need assistance.

  2. 3M plus harga mati, ga bisa ditawar.
    dan harus dilakukan semuanya. ada satu warga aja yang gak ngelakuin nyamuk rumahnya bisa jadi sarang nyamuk.

    http://twitter.com/cegahdb
    http://facebook.com/cegahdb

  3. Sepertinya wabah demam berdarah ini masih terus memakan bayak “Korban”. Satu demi satu korban berjatuhan tak kenal ampun.

    Mungkin ada baiknya kita lebih instropeksi diri aja dah. Jangan menyalahkan keadaan. Ini tidak meyesaikan masalah justru menambah masalah kian besar.

    Ayo kita mulai dari yang terkecil misalkan ayo kita sama-sama “Menjaga lingkungan kita agar tetap bersih”. Ini sudah termasuk pencegahan datangnya wabah demam berdarah.

    Lam kenal

    Iklan Baris

    • setuju. iya sepertinya kita memang harus berusaha agar lingkungan kita terjaga dari tempat-tempat kesukaan nyamuk. misalnya dengan cara 3M.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: